KD 3.1 KONSEP DASAR ILMU EKONOMI
SMA SAPTA KHARISMA
Oleh Yati Octavia S.Pd
Silahkan klik link dibawah untuk mendapatkan penjelasan marteri KD 3.1 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi
https://drive.google.com/file/d/1zLIXkm8n09skUYO1SXMm2nq-tSOfS0si/view?usp=sharing
1. Pengertian Ilmu Ekonomi
Menurut Anda apa yang akan dipelajari dari ilmu ekonomi? Secara etimologis, ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikonomia. Oikonomia berasal dari dua kata yaitu “Oikos” yang berarti “rumah tangga”, dan “Nomos” yang berarti “peraturan”. Sederhananya, ekonomi adalah ilmu yang memelajari cara manusia memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang tersedia. Ilmu ekonomi juga dapat dipahami sebagai usaha dalam membuat suatu alternatif barang atau jasa untuk memuaskan kebutuhan hidup manusia yang tak terbatas.
Sintesis Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas atau langka.
2. Penggolongan Ilmu Ekonomi
Secara garis besar, pembagian ilmu ekonomi dapat dilihat :
4. Kebutuhan
Pada dasarnya setiap manusia punya kebutuhan yang tidak terbatas dan beragam. Setuju tidak ? Misalnya, kebutuhan Anda adalah makan, minum, sekolah, dan pakaian. Tetapi, Jika kebutuhan tersebut dipenuhi satu per satu, Anda pasti masih merasa belum puas. Nantinya, Anda akan membutuhkan hal-hal lain seperti handphone, motor, dan masih banyak lagi. Nah, karena bermacam-macamnya kebutuhan, lebih baik kita jabarkan bersama yuk apa saja jenis-jenis kebutuhan dan alat pemenuhannya. Simak ya!
Kebutuhan menurut intensitas
a. Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia. Menurut International Labour Organization (ILO), kebutuhan primer berkaitan erat dengan kebutuhan pokok seperti pangan dan gizi (makan dan minum).
b. Kebutuhan sekunder yaitu kebutuhan yang baru boleh terpenuhi setelah kebutuhan primer. Contohnya ketika orang tuamu membeli alat masak, almari, sepatu, dan lainnya.
c. Kebutuhan tersier disebut juga dengan kebutuhan mewah dan tertuju untuk orang-orang yang berpenghasilan tinggi. Contohnya perhiasan atau mobil.
Kebutuhan menurut waktu
a. Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi pemenuhannya. Misal, saat kamu sakit harus membutuhkan obat atau ketika temanmu dahaga harus segera diberi minum.
b. Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang tidak berakibat fatal pada kelangsungan hidup seseorang. Contohnya: tabungan.
c. Kebutuhan tidak terduga harus dipenuhi ketika terjadi sesuatu yang sifatnya tiba-tiba. Misalkan, anak tetangga sebelah mengalami kecelakaan bersepeda, maka ia harus segera dibawa ke rumah sakit.
d. Kebutuhan sepanjang waktu adalah sesuatu yang tidak berbatas dalam pemenuhannya, contoh mudahnya belajar.
Kebutuhan menurut sifat
a. Kebutuhan jasmani yang dirasakan oleh fisik/jasmani manusia, seperti berolahraga.
b. Kebutuhan rohani tidak tampak secara nyata sebab kebutuhan ini dirasakan secara batiniah yang akan menyebabkan perasaan gembira, lega, dan lain sebagainya. Contohnya adalah kasih sayang dari orang tua atau menjalankan ibadah.
Kebutuhan menurut subjek
a. Kebutuhan individu yang merupakan kepuasan pribadi, misalnya seorang pelajar membutuhkan seragam, buku, dan alat tulis.
b. Kebutuhan sosial adalah yang bisa bermanfaat untuk kelompok/orang banyak. Tujuannya agar bisa lebih sejahtera, tertib, dan aman. Nah, contohnya seperti rumah ibadah atau rumah sakit.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan
a. Pendidikan
b. Pendapatan
c. Perkembangan zaman
d. Kondisi Alam
e. Adat istiadat
f. Lingkungan
g. Agama
5. Alat Pemenuhan Kebutuhan
Setelah Anda mengetahui macam-macam kebutuhan, maka Anda harus tahu bahwa semua kebutuhan Anda itu bisa dibagi menjadi dua jenis pemenuhan. Pertama, melalui barang yang berwujud dan bisa dilihat atau dirasakan. Kedua, melalui jasa yang wujudnya tidak bisa dilihat tapi manfaatnya terasa.
Anda bisa memberi contoh barang dan jasa? Yup, barang itu seperti motor, makanan, atau seragam. Sementara, jasa contohnya adalah dokter, guru, atau supir angkutan umum. Sudah jelas, ya? Sekarang, kita bahas lebih rinci lagi ya tentang macam-macam benda pemenuhan kebutuhan
a. Benda menurut cara mendapatkannya
1) Benda ekonomi yang jumlahnya lebih sedikit dari kebutuhan manusia, dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. Misalnya membeli beras, baju, kopmputer, dan sepatu
2) Benda bebas atau disebut juga benda non ekonomi yang jumlahnya melimpah, sehingga untuk mendapatkannya tidak perlu pengorbanan/tanpa biaya. Misalnya, cahaya matahari atau udara.
3) Benda illith jumlahnya sangat melimpah hingga cenderung dapat merugikan manusia. Contohnya, menggunakan tampungan air hujan untuk mencuci motor, jika tidak maka parit di depan rumahmu akan mengalami banjir.
b. Benda menurut tujuan kegunaannya
1) Benda konsumsi adalah benda siap pakai tanpa harus melalui proses olah terlebih dahulu. Misalnya sepatu, pakaian, atau tas.
2) Benda produksi yang digunakan untuk menghasilkan benda yang lain, contohnya mesin dan alat baku.
c. Benda menurut proses pembuatannya
1) Bahan mentah adalah bahan yang belum mengalami proses pengolahan. Bahan mentah disebut juga bahan baku, contohnya adalah minyak bumi, tembakau, atau rotan.
2) Bahan setengah jadi yaitu bahan yang sudah diolah tapi belum menjadi produk akhir. Contohnya, benang yang jika diolah akan menjadi kain.
3) Bahan siap pakai merupakan barang siap konsumsi seperti selimut, sendok, atau piring.
d. Benda menurut hubungannya dengan benda lain
1) Benda komplementer yang akan berguna jika kedua benda dipakai secara bersamaan sehingga menghasilkan manfaat. Apabila hanya mengandalkan satu benda saja, maka tidak akan dapat digunakan. Misalnya, motor dan bensin.
2) Benda substitusi yang fungsinya dapat menggantikan peran benda lain. Contohnya penggunaan komputer mampu menggantikan peran mesin tik.
e. Benda menurut segi jaminannya
1) Benda bergerak dapat dipindahtempatkan serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit jangka pendek (1 tahun). Misalnya, radio atau televisi.
2) Benda tidak bergerak tidak dapat dipindahkan, namun bisa dipakai sebagai jaminan kredit jangka panjang. Contohnya, lahan atau gedung perkantoran
6. Kegunaan Alat Pemenuhan Kebutuhan
Menurut AJ Meyers kegunaan alat pemenuhan kebutuhan dibedakan menjadi kegunaan bentuk, kegunaan tempat, kegunaan waktu, dan kegunaan milik
a. Kegunaan bentuk (Form Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang diubah bentuknya. Contohnya adalah papan, paku, cat, pelitur yang diolah menjadi meja, kusi dan lainnya.
b. Kegunaan tempat (Place Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang dipindahkan ke tempat lain. Contohnya pasir di pantai atau batu kapur di gunung akan memiliki nilai ekonomis setelah diangkut ke lokasi pembangunan gedung di kota.
c. Kegunaan waktu (Time Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika tepat waktunya. Contohnya tabungan pendidikan yang telah disiapkan sejak jauh-jauh hari menjadi berguna ketika saatnya membayar biaya pendaftaran sekolah.
d. Kegunaan milik (Ownership Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika barang dimiliki. Contohnya komputer yang ada di toko akan berguna setelah pembeli membayar dan memiliki barang tersebut sehingga dapat digunakan.
6. Memanfaatkan biaya peluang
a. Pengertian Biaya Peluang Pernahkah Anda merasa bingung mau beli ice cream dan cokelat tapi hanya memiliki uang sebesar Rp10.000,00 yang hanya cukup untuk membeli salah satunya? Lalu akhirnya Anda harus memutuskan untuk memilih satu dari pilihan tersebut, misalnya lebih membeli cokelat. Kalau Anda pernah melakukan hal tersebut, dalam ilmu ekonomi disebut sebagai biaya peluang. Artinya, biaya peluang dalam ilustrasi tersebut adalah satu ice cream, dengan kamu memilih cokelat maka kamu kehilangan kesempatan untuk membeli cokelat. Nah, kenapa sih biaya peluang bisa muncul? Biaya peluang muncul karena sumber-sumber daya ekonomi bersifat terbatas sehingga memaksa manusia untuk melakukan pilihan dalam memenuhi kebutuhannya yang tentunya didasarkan pada skala prioritas kebutuhan. Pilihan yang dibuat akan mengakibatkan pengorbanan pada pilihan yang lain dan timbulnya biaya peluang. Dalam perhitungannya, biaya peluang tidak selalu berhubungan dengan uang. Bisa juga berupa waktu, kesenangan, keuntungan di masa depan, dan faktor-faktor lainnya. Dalam pengambilan keputusannya biaya peluang ini tergantung pada tujuan dan situasi yang dialami individu. Untuk mencari biaya peluang adalah dengan cara mencari pilihan yang ditinggalkan dengan nilai tertinggi.
Simak contoh soal berikut ini ya Soal Gambar 1.3
7. Prinsip dan motif ekonomi
a. Prinsip Ekonomi Kalau Anda mau membeli suatu barang, pasti ingin harga barang tersebut sesuai dengan budget yang Anda miliki atau lebih murah dari harga aslinya, kan? Nah, ketika harga barang tersebut tidak sesuai dengan keinginan Anda, Anda akan cenderung melakukan tawar menawar agar barang tersebut bisa lebih murah. Kalau penjualnya deal atau setuju dengan harga yang Anda inginkan, sisa uang untuk membeli barang tadi bisa digunakan untuk membeli kebutuhan yang lain dan Anda akan lebih hemat. Nah, tawar menawar merupakan suatu tindakan ekonomi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli untuk menentukan suatu barang. Setiap orang harus memiliki pedoman atau arahan dalam melakukan tindakan ekonomi yang disebut dengan prinsip ekonomi. Jadi, dengan adanya prinsip ekonomi ini, kita bisa memperhitungkan keuntungan dan kerugian saat melakukan tindakan ekonomi.
Contohnya seperti kasus tawar menawar yang sudah dijelaskan di atas tadi. Ciri-ciri prinsip ekonomi adalah sebagai berikut :
• Mengutamakan kebutuhan yang sifatnya lebih penting dan mendesak
• Bersikap hemat dan tidak boros dalam tindakannya
• Melakukan tindakan ekonomi dengan pertimbangan yang matang
• Mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari setiap tindakan ekonomi yang dilakukanny
Nah, ternyata dalam ilmu ekonomi, ada banyak istilah yang perlu Anda ketahui, nih. Pertama, kenali dulu dua situasi yang menggambarkan prinsip ekonomi, yuk!
1) usaha yang dilakukan untuk mendapatkan hasil sebesar-besarnya dengan alat yang ada, dan
2) usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan biaya seminimal mungkin. Nah, kalau Tindakan ekonomi didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. b. Motif ekonomi
Nah, kalau sudah paham apa itu tindakan dan prinsip ekonomi, lalu, apa ya yang dimaksud motif ekonomi? Motif ekonomi adalah alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi. Sederhananya seperti ini, misalnya Anda ingin membeli satu barang yang sudah Anda idamkan, pastinya Anda akan bekerja dan mengumpulkan uang, kan? Nah, “bekerja” itu termasuk ke dalam tindakan ekonomi, sementara “membeli barang-barang”-nya adalah motif ekonominya. Secara umum, ada 2 jenis motif ekonomi, yaitu
1) motif intrinsik yaitu motif ekonomi atas kemauan sendiri. Contoh motif intrinsik adalah ketika kamu lapar/haus, maka kamu akan membeli makanan/minuman
2) motif ekstrinsik yaitu motif ekonomi atas dorongan lingkungan atau di luar diri sendiri. contoh motif ekstrinsik adalah ketika kamu membeli makanan produk baru karena kemakan iklan di televisi.
Motif ekonomi dapat dibagi ke dalam tiga bagian yaitu motif kegiatan produksi, motif kegiatan konsumsi, dan motif kegiatan distribusi Contoh motif ekonomi yang dilakukan produsen adalah :
• Mencari Laba
• Motif Kekuasaan
• Memperoleh Penghargaan
• Motif sosial/ menolong sesama
Contoh motif ekonomi yang dilakukan oleh konsumen adalah
• Memperoleh kepuasan yang optimal
• Agar dapat bertahan hidup
• Agar diterima di lingkungan masyarakat
Untuk menaikkan status sosial Contoh motif ekonomi yang dilakukan oleh distributor adalah:
• Memperoleh laba yang optimal
• Untuk mempercepat barang sampai ke konsumen
8. Skala Prioritas
Untuk menanggulangi adanya kelangkaan, kita harus membuat skala prioritas. Menentukan mana kebutuhan yang lebih penting dan harus dipenuhi terlebih dahulu. Tapi, bagaimana cara menentukan skala prioritas itu? Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi skala prioritas :
a. Tingkat kepentingan
b. Kemampuan diri
c. Mempertimbangkan masa depan Itu artinya, dalam menentukan sesuatu, kita harus memilih untuk mengerjakan yang penting dan mendesak terlebih dahulu, penting tapi kurang mendesak, kurang penting tapi mendesak, baru yang terakhir melakukan yang kurang penting dan kurang mendesak. Sekarang, sudah mulai paham kan, apa itu pengertian ilmu ekonomi, kelangkaan, penyebab terjadinya kelangkaan, biaya peluang? Supaya apa yang Anda mau bisa terpenuhi secara optimal, yuk mulai tentukan skala prioritasmu
Semoga mengerti, atay Healthy and have a good day




