3.2 MASALAH EKONOMI DALAM SISTEM EKONOMI
SMA SAPTA KHARISMA
Oleh Yati Octavia, S.Pd
A. KOMPETENSI
DASAR
3.1. Mengevaluasi masalah– masalah
ekonomi
4.1 menyajikan solusi
terhadap masalah ekonomi dilingkungannya
B. INDIKATOR
PENCAPAIAN
3.2.1.
Menjelaskan masalah– masalah ekonomi
3.2.2.
Menentukan masalah– masalah ekonomi
3.2.3.
Mengevaluasi masalah– masalah ekonomi
4.2.1 Melakukan
identifikasi masalah ekonomi di lingkungannya
4.2.2 memberikan solusi terhadap masalah ekonomi
dilingkungannya
A. Pengertian
Masalah Ekonomi
Masalah
ekonomi yaitu terbatasnya sumber daya dibandingkan dengan kebutuhan manusia
yang bermacam-macam dan tidak terbatas.
Adanya kebutuhan yang semakin rumit dalam masyarakat menimbulkan ketergantungan
sosial yang tinggi.
Akhirnya, yang terjadi ialah muncul dampak
negatif perubahan sosial yang lama-lama berubah jadi fenomena sosial yang
buruk. Nah, ada 2 jenis masalah ekonomi nih,Ada masalah ekonomi klasik dan
masalah ekonomi modern.
1. Masalah Ekonomi Modern
Permasalahan ekonomi modern berfokus pada what (apa), how (bagaimana), dan for whom (untuk siapa).
1)
Barang apa yang diproduksi dan
berapa banyak? (What)
Tentu saja manusia tidak mungkin memproduksi semua barang yang dibutuhkan. Kenapa? Karena adanya keterbatasan sumber daya yang disediakan oleh alam kita. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, manusia harus pandai dalam membuat prioritas barang apa saja yang akan diproduksi dan berapa jumlah yang sesuai.
Tentu saja manusia tidak mungkin memproduksi semua barang yang dibutuhkan. Kenapa? Karena adanya keterbatasan sumber daya yang disediakan oleh alam kita. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, manusia harus pandai dalam membuat prioritas barang apa saja yang akan diproduksi dan berapa jumlah yang sesuai.
2)
Bagaimana cara memproduksi? (How)
Dalam proses produksi, pemilihan cara dan teknologi yang dipakai
sangatlah penting. Pertimbangan teknologi modern atau padat modal maupun
teknologi manual atau padat karya tentu harus melalui proses penghitungan yang
detail. Hal ini agar di kemudian hari tidak ditemukan banyak kerugian seperti
ketidakefektifan maupun pemborosan.
3)
Untuk siapa barang diproduksi? (For Whom)
Sebenarnya hal ini sama seperti masalah ekonomi klasik: distribusi. Masalah ekonomi yang satu ini menyangkut pasar mana yang dibidik, didasarkan pada penghasilan, daerah, gender, atau sisi usia.
Sebenarnya hal ini sama seperti masalah ekonomi klasik: distribusi. Masalah ekonomi yang satu ini menyangkut pasar mana yang dibidik, didasarkan pada penghasilan, daerah, gender, atau sisi usia.
Dari ketiga masalah pokok
dalam ekonomi modern tersebut dapat dirangkum menjadi satu masalah inti yang
disebut inti masalah ekonomi. Adapun masalah inti dalam ekonomi modern adalah
bagaimana cara memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terbatas dengan
menggunakan sumber daya yang serba terbatas. Dalam upaya memecahkan
masalah-masalah tersebut, kita dapat melakukan berbagai cara, antara lain:
menyesuaikan kebiasaan/tradisi; insting; dan komando (paksaan/perintah).
Sementara itu bagi
masyarakat modern, pemecahan masalah mengandalkan mekanisme harga di pasar,
yang merupakan proses yang berjalan atas dasar daya tarik-menarik antara
konsumen dengan produsen yang bertemu di pasar. Di pasar tradisional, mekanisme
harga terbentuk karena pihak penjual dan pembeli secara bersama menentukan
harga. Gerak harga yang muncul di pasar akan dapat memecahkan ketiga masalah
pokok ekonomi di masyarakat, dengan jalan sebagai berikut:
1. Masalah What
Permintaan konsumen
(masyarakat) menjadi penentu utama yang mempengaruhi seberapa banyak barang
yang akan diproduksi. Jika jumlah permintaan konsumen meningkat, maka dengan
sendirinya harga akan cenderung naik dan membuat produsen memperoleh keuntungan
lebih. Hal ini akan mempengaruhi keputusan untuk memperbesar kuota produksinya.
Sebaliknya jika permintaan masyarakat menurun, maka harga akan cenderung ikut
turun, dan berdampak pada keuntungannnya, sehingga pihak produsen akan
mengurangi kuota produksinya.
2. Masalah How
Gerak harga faktor
produksi menentukan kombinasi yang digunakan produsen dalam proses produksinya.
Gerak harga faktor-faktor produksi tersebut akan menjadi penentu bagaimana
sumber-sumber ekonomi (faktor-faktor produksi) yang tersedia harus dipergunakan
untuk memproduksi barang-barang. Bila harga faktor produksi naik, maka produsen
akan menghemat penggunaan faktor produksi tersebut dan menggunakan faktor
produksi yang lain.
3. Masalah for Whom
Gerak harga barang dan
harga faktor produksi akan menentukan distribusi barang yang dihasilkan. Untuk
siapa barang-barang tersebut diproduksi, sangat dipengaruhi oleh distribusi
barang/jasa tersebut. Barang atau jasa hasil produksi dijual kepada konsumen,
dimana konsumen membayar harga barang tersebut dari penghasilannya atas
penggunaan faktor-faktor produksi.
2.
Masalah Ekonomi Klasik
Nah,
sebelum masalah ekonomi modern muncul, sekitar tahun 1870-an, banyak para ahli
yang mencetuskan teori ekonomi klasik yang dipelopori oleh Adam Smith karena
kondisi saat itu. Masalah ekonomi klasik mencakup proses produksi, distribusi,
dan konsumsi.
1)
Proses produksi
Dalam masalah ekonomi klasik, proses produksi jadi salah satu hal yang penting. Proses ini berkaitan dengan pembuatan barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen. Adanya masalah ekonomi dalam proses produksi ialah tentang jumlah barang yang tersedia dan besarnya kebutuhan masyarakat.
Dalam masalah ekonomi klasik, proses produksi jadi salah satu hal yang penting. Proses ini berkaitan dengan pembuatan barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen. Adanya masalah ekonomi dalam proses produksi ialah tentang jumlah barang yang tersedia dan besarnya kebutuhan masyarakat.
2)
Distribusi
Selanjutnya, masalah ekonomi klasik kedua ialah distribusi atau penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Pada realitanya, barang atau jasa yang makin langka dan makin dibutuhkan masyarakat, harganya pun akan semakin tinggi. Sehingga terkadang para distributor melakukan hal ini guna mengontrol dan mengatur kebijakan agar mendapatkan untung sebanyak-banyaknya.
Selanjutnya, masalah ekonomi klasik kedua ialah distribusi atau penyaluran barang atau jasa dari produsen ke konsumen. Pada realitanya, barang atau jasa yang makin langka dan makin dibutuhkan masyarakat, harganya pun akan semakin tinggi. Sehingga terkadang para distributor melakukan hal ini guna mengontrol dan mengatur kebijakan agar mendapatkan untung sebanyak-banyaknya.
3)
Konsumsi
Masalah yang terakhir berkaitan dengan konsumsi. Dalam hakikatnya, masyarakat memiliki peran penting dalam proses konsumsi meskipun tidak melulu barang atau jasa dikonsumsi oleh masyarakat.
Masalah yang terakhir berkaitan dengan konsumsi. Dalam hakikatnya, masyarakat memiliki peran penting dalam proses konsumsi meskipun tidak melulu barang atau jasa dikonsumsi oleh masyarakat.
Maka,
apa yang dilakukan konsumen menjadi tolok ukur dalam jumlah barang atau jasa
yang diproduksi oleh perusahaan. Masalah muncul ketika perusahaan tidak bisa
memahami apa atau seberapa banyak jumlah yang akan diproduksi seterusnya.
Pokok
masalah ekonomi ada tiga, yaitu: produksi, konsumsi dan distribusi. Dalam pokok
masalah ekonomi klasik, adalah dilihat dari sudut pandang sederhana. Pada
dasarrnya pemikiran ini bertujuan pada satu hal, yaitu kemakmuran. Pemecahan
masalah ini adalah dengan melakukan apapun yang dianggap perlu agar kemakmuran
dapat dicapai. Dalam teori ekonomi klasik, masalah pokoknya terdiri dari tiga,
yakni aspek produksi, distibusi, dan konsumsi.
Sementara
itu, pokok permasalahan ekonomi modern terangkum dalam dua kata kunci, yakni
kelangkaan dan pilihan. Yang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga
muncul empat pertanyaan mendasar mencakup what, how, who, dan for whom.
Walaupun setiap kelompok masyarakat atau negara menghadapi pertanyaan yang
sama, namun cara mengatasinya bisa berbeda-beda. Perbedaan cara inilah yang
memunculkan sejumlah sistem ekonomi.
B. Masalah Ekonomi di Indonesia
Berikut ini 8 permasalahan ekonomi di
Indonesia yang harus diperhatikan oleh Pemerintah:
1. Pentingnya memperbaiki
kuantitas dan kualitas pertumbuhan ekonomi.
2. Daya
beli stagnan di tengah inflasi yang cenderung rendah.
3. Kalah
dalam bersaing.
4. Dilema
pertumbuhan ekonomi vs impor.
5. Logistik
menghambat berkembangnya perdagangan.
6. Euforia
dan ketidaksiapan rakyat Indonesia dengan revolusi 4.0.
7. Kinerja
pajak rendah dan rasio utang yang meningkat.
8. Dana
desa yang bermasalah.
Jawablah Pertanyaan dibawah ini dengan menuliskan Naama Lengkap Kelas dan Jawaban
1. Tuliskan pengertian masalah Ekonomi...
2. Tuliskan contoh masalah ekonomi klasik...
3. Tuliskan contoh masalah ekonomi modern...
THANKYOU HAPPY NICE DAY