Senin, 26 Juli 2021

KD 3.1 KONSEP DASAR ILMU EKONOMI KELAS 10

 KD 3.1 KONSEP DASAR ILMU EKONOMI

SMA SAPTA KHARISMA

Oleh Yati Octavia S.Pd


Silahkan klik link dibawah untuk mendapatkan penjelasan marteri KD 3.1 Konsep Dasar Ilmu Ekonomi

https://drive.google.com/file/d/1zLIXkm8n09skUYO1SXMm2nq-tSOfS0si/view?usp=sharing

Gambar 1.1 Peta Konsep 

1. Pengertian Ilmu Ekonomi 

        Menurut Anda apa yang akan dipelajari dari ilmu ekonomi? Secara etimologis, ekonomi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikonomia. Oikonomia berasal dari dua kata yaitu “Oikos” yang berarti “rumah tangga”, dan “Nomos” yang berarti “peraturan”. Sederhananya, ekonomi adalah ilmu yang memelajari cara manusia memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang tersedia. Ilmu ekonomi juga dapat dipahami sebagai usaha dalam membuat suatu alternatif barang atau jasa untuk memuaskan kebutuhan hidup manusia yang tak terbatas. 

       Sintesis Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia dalam memenuhi kebutuhannya yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas atau langka.

2. Penggolongan Ilmu Ekonomi 

Secara garis besar, pembagian ilmu ekonomi dapat dilihat  :

Gambar 1.2 Pembagian Ilmu Ekonomi

        Ilmu ekonomi itu sangat berperan penting dalam masyarakat dan memberikan dampak yang besar bagi kehidupan masyarakat. Pemisahan ilmu ekonomi menjadi ilmu ekonomi positif dan normatif sendiri dimulai pada Abad ke-19 oleh sejumlah tokoh-tokoh ekonomi seperti John Stuart Mill dan John Neville Keynes (ayah dari John Maynard Keynes, pencetus paham ekonomi Keynesianisme.

3. Kelangkaan 
A. Pengertian Kelangkaan 

        Nah, sekarang coba, deh, buat daftar barang-barang yang Anda butuhkan. Tulis saja apa yang ingin Anda miliki di atas kertas. Sudah? Sekarang buka dompet Anda. Berapa uang yang Anda punya? Bandingkan dengan harga total dari kebutuhan yang Anda ingin miliki? Sebagai manusia, Anda pasti ingin mempunyai kebutuhan yang tidak terbatas. Masalahnya, sumber daya yang Anda punya terbatas. Contohnya adalah daftar keinginan Anda tadi. Banyaknya keinginan dibandingkan dengan uang yang Anda punya untuk membelinya. Sifat ini, pada akhirnya menghasilkan kelangkaan

    Menurut Lionel Robbin, kelangkaan merupakan karakteristik manusiawi. Kelangkaan terjadi ketika kebutuhan manusia yang tidak terbatas berhadapan dengan sarana pemuas kebutuhan yang terbatas.

B. Faktor-faktor yang Menyebabkan kelangkaan 
Secara umum, ada 5 penyebab terjadinya kelangkaan : 

1). Perbedaan Letak Geografis 
Kenapa letak geografis memengaruhi kelangkaan? Hal ini dikarenakan sumber daya alam yang ada di bumi tidak tersebar secara merata. Ada tempat yang mempunyai tanah-tanah subur, ada juga yang tidak. Ada tempat yang memiliki sumber mata air berlimpah, ada juga yang tidak. 

2). Pertumbuhan Penduduk Thomas Robert Malthus, seorang ekonom asal Inggris, menyatakan bahwa pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi akan menyebabkan kelangkaan. Banyaknya penduduk berarti lebih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Jadi, kalau pertumbuhan produksinya hanya sedikit tidak akan mencukupi kebutuhan tadi. 

3). KemampuanProduksi Faktor-faktor produksi (tenaga kerja, sumber daya alam, modal, kewirausahaan) yang kita punya tidak akan sama kemampuannya. Alhasil, tidak semua kebutuhan akan terpenuhi. 

4).. Perkembangan Teknologi Di negara maju, perkembangan teknologi terbilang lebih cepat dibandingkan negara berkembang. Ini berpengaruh terhadap terpenuhinya kebutuhan masyarakat. Teknologi yang rendah pastinya hanya mampu memenuhi kebutuhan yang lebih sedikit dibandingkan teknologi yang tinggi. 

5). Bencana Alam Bencana alam akan memengaruhi jumlah sumber daya yang ada, sehingga mengganggu pemenuhan kebutuhan manusianya

4. Kebutuhan 

    Pada dasarnya setiap manusia punya kebutuhan yang tidak terbatas dan beragam. Setuju tidak ? Misalnya, kebutuhan Anda adalah makan, minum, sekolah, dan pakaian. Tetapi, Jika kebutuhan tersebut dipenuhi satu per satu, Anda pasti masih merasa belum puas. Nantinya, Anda akan membutuhkan hal-hal lain seperti handphone, motor, dan masih banyak lagi. Nah, karena bermacam-macamnya kebutuhan, lebih baik kita jabarkan bersama yuk apa saja jenis-jenis kebutuhan dan alat pemenuhannya. Simak ya!


Kebutuhan menurut intensitas 

a. Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia. Menurut International Labour Organization (ILO), kebutuhan primer berkaitan erat dengan kebutuhan pokok seperti pangan dan gizi (makan dan minum). 

b. Kebutuhan sekunder yaitu kebutuhan yang baru boleh terpenuhi setelah kebutuhan primer. Contohnya ketika orang tuamu membeli alat masak, almari, sepatu, dan lainnya. 

c. Kebutuhan tersier disebut juga dengan kebutuhan mewah dan tertuju untuk orang-orang yang berpenghasilan tinggi. Contohnya perhiasan atau mobil. 

Kebutuhan menurut waktu 

a. Kebutuhan sekarang merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi pemenuhannya. Misal, saat kamu sakit harus membutuhkan obat atau ketika temanmu dahaga harus segera diberi minum. 

b. Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang tidak berakibat fatal pada kelangsungan hidup seseorang. Contohnya: tabungan. 

c. Kebutuhan tidak terduga harus dipenuhi ketika terjadi sesuatu yang sifatnya tiba-tiba. Misalkan, anak tetangga sebelah mengalami kecelakaan bersepeda, maka ia harus segera dibawa ke rumah sakit. 

d. Kebutuhan sepanjang waktu adalah sesuatu yang tidak berbatas dalam pemenuhannya, contoh mudahnya belajar. 

Kebutuhan menurut sifat 

a. Kebutuhan jasmani yang dirasakan oleh fisik/jasmani manusia, seperti berolahraga. 

b. Kebutuhan rohani tidak tampak secara nyata sebab kebutuhan ini dirasakan secara batiniah yang akan menyebabkan perasaan gembira, lega, dan lain sebagainya. Contohnya adalah kasih sayang dari orang tua atau menjalankan ibadah. 

Kebutuhan menurut subjek 

a. Kebutuhan individu yang merupakan kepuasan pribadi, misalnya seorang pelajar membutuhkan seragam, buku, dan alat tulis. 

b. Kebutuhan sosial adalah yang bisa bermanfaat untuk kelompok/orang banyak. Tujuannya agar bisa lebih sejahtera, tertib, dan aman. Nah, contohnya seperti rumah ibadah atau rumah sakit. 

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan 

a. Pendidikan 

b. Pendapatan 

c. Perkembangan zaman 

d. Kondisi Alam 

e. Adat istiadat 

f. Lingkungan 

g. Agama

5. Alat Pemenuhan Kebutuhan 

    Setelah Anda mengetahui macam-macam kebutuhan, maka Anda harus tahu bahwa semua kebutuhan Anda itu bisa dibagi menjadi dua jenis pemenuhan. Pertama, melalui barang yang berwujud dan bisa dilihat atau dirasakan. Kedua, melalui jasa yang wujudnya tidak bisa dilihat tapi manfaatnya terasa. 

Anda bisa memberi contoh barang dan jasa? Yup, barang itu seperti motor, makanan, atau seragam. Sementara, jasa contohnya adalah dokter, guru, atau supir angkutan umum. Sudah jelas, ya? Sekarang, kita bahas lebih rinci lagi ya tentang macam-macam benda pemenuhan kebutuhan 

a. Benda menurut cara mendapatkannya 

1) Benda ekonomi yang jumlahnya lebih sedikit dari kebutuhan manusia, dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. Misalnya membeli beras, baju, kopmputer, dan sepatu 

2) Benda bebas atau disebut juga benda non ekonomi yang jumlahnya melimpah, sehingga untuk mendapatkannya tidak perlu pengorbanan/tanpa biaya. Misalnya, cahaya matahari atau udara. 

3) Benda illith jumlahnya sangat melimpah hingga cenderung dapat merugikan manusia. Contohnya, menggunakan tampungan air hujan untuk mencuci motor, jika tidak maka parit di depan rumahmu akan mengalami banjir. 

b. Benda menurut tujuan kegunaannya 

1) Benda konsumsi adalah benda siap pakai tanpa harus melalui proses olah terlebih dahulu. Misalnya sepatu, pakaian, atau tas. 

2) Benda produksi yang digunakan untuk menghasilkan benda yang lain, contohnya mesin dan alat baku. 

c. Benda menurut proses pembuatannya 

1) Bahan mentah adalah bahan yang belum mengalami proses pengolahan. Bahan mentah disebut juga bahan baku, contohnya adalah minyak bumi, tembakau, atau rotan. 

2) Bahan setengah jadi yaitu bahan yang sudah diolah tapi belum menjadi produk akhir. Contohnya, benang yang jika diolah akan menjadi kain. 

3) Bahan siap pakai merupakan barang siap konsumsi seperti selimut, sendok, atau piring. 

d. Benda menurut hubungannya dengan benda lain 

1) Benda komplementer yang akan berguna jika kedua benda dipakai secara bersamaan sehingga menghasilkan manfaat. Apabila hanya mengandalkan satu benda saja, maka tidak akan dapat digunakan. Misalnya, motor dan bensin. 

2) Benda substitusi yang fungsinya dapat menggantikan peran benda lain. Contohnya penggunaan komputer mampu menggantikan peran mesin tik. 

e. Benda menurut segi jaminannya 

1) Benda bergerak dapat dipindahtempatkan serta bisa digunakan sebagai jaminan kredit jangka pendek (1 tahun). Misalnya, radio atau televisi. 

2) Benda tidak bergerak tidak dapat dipindahkan, namun bisa dipakai sebagai jaminan kredit jangka panjang. Contohnya, lahan atau gedung perkantoran

6. Kegunaan Alat Pemenuhan Kebutuhan 

Menurut AJ Meyers kegunaan alat pemenuhan kebutuhan dibedakan menjadi kegunaan bentuk, kegunaan tempat, kegunaan waktu, dan kegunaan milik 

a. Kegunaan bentuk (Form Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang diubah bentuknya. Contohnya adalah papan, paku, cat, pelitur yang diolah menjadi meja, kusi dan lainnya. 

b. Kegunaan tempat (Place Utility) adalah kegunaan yang muncul setelah suatu barang dipindahkan ke tempat lain. Contohnya pasir di pantai atau batu kapur di gunung akan memiliki nilai ekonomis setelah diangkut ke lokasi pembangunan gedung di kota. 

c. Kegunaan waktu (Time Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika tepat waktunya. Contohnya tabungan pendidikan yang telah disiapkan sejak jauh-jauh hari menjadi berguna ketika saatnya membayar biaya pendaftaran sekolah. 

d. Kegunaan milik (Ownership Utility) adalah kegunaan yang muncul ketika barang dimiliki. Contohnya komputer yang ada di toko akan berguna setelah pembeli membayar dan memiliki barang tersebut sehingga dapat digunakan.

6. Memanfaatkan biaya peluang 

a. Pengertian Biaya Peluang Pernahkah Anda merasa bingung mau beli ice cream dan cokelat tapi hanya memiliki uang sebesar Rp10.000,00 yang hanya cukup untuk membeli salah satunya? Lalu akhirnya Anda harus memutuskan untuk memilih satu dari pilihan tersebut, misalnya lebih membeli cokelat. Kalau Anda pernah melakukan hal tersebut, dalam ilmu ekonomi disebut sebagai biaya peluang. Artinya, biaya peluang dalam ilustrasi tersebut adalah satu ice cream, dengan kamu memilih cokelat maka kamu kehilangan kesempatan untuk membeli cokelat. Nah, kenapa sih biaya peluang bisa muncul? Biaya peluang muncul karena sumber-sumber daya ekonomi bersifat terbatas sehingga memaksa manusia untuk melakukan pilihan dalam memenuhi kebutuhannya yang tentunya didasarkan pada skala prioritas kebutuhan. Pilihan yang dibuat akan mengakibatkan pengorbanan pada pilihan yang lain dan timbulnya biaya peluang. Dalam perhitungannya, biaya peluang tidak selalu berhubungan dengan uang. Bisa juga berupa waktu, kesenangan, keuntungan di masa depan, dan faktor-faktor lainnya. Dalam pengambilan keputusannya biaya peluang ini tergantung pada tujuan dan situasi yang dialami individu. Untuk mencari biaya peluang adalah dengan cara mencari pilihan yang ditinggalkan dengan nilai tertinggi. 

Simak contoh soal berikut ini ya Soal Gambar 1.3


7. Prinsip dan motif ekonomi 

a. Prinsip Ekonomi Kalau Anda mau membeli suatu barang, pasti ingin harga barang tersebut sesuai dengan budget yang Anda miliki atau lebih murah dari harga aslinya, kan? Nah, ketika harga barang tersebut tidak sesuai dengan keinginan Anda, Anda akan cenderung melakukan tawar menawar agar barang tersebut bisa lebih murah. Kalau penjualnya deal atau setuju dengan harga yang Anda inginkan, sisa uang untuk membeli barang tadi bisa digunakan untuk membeli kebutuhan yang lain dan Anda akan lebih hemat. Nah, tawar menawar merupakan suatu tindakan ekonomi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli untuk menentukan suatu barang. Setiap orang harus memiliki pedoman atau arahan dalam melakukan tindakan ekonomi yang disebut dengan prinsip ekonomi. Jadi, dengan adanya prinsip ekonomi ini, kita bisa memperhitungkan keuntungan dan kerugian saat melakukan tindakan ekonomi.

Contohnya seperti kasus tawar menawar yang sudah dijelaskan di atas tadi. Ciri-ciri prinsip ekonomi adalah sebagai berikut : 

• Mengutamakan kebutuhan yang sifatnya lebih penting dan mendesak 

• Bersikap hemat dan tidak boros dalam tindakannya 

• Melakukan tindakan ekonomi dengan pertimbangan yang matang 

• Mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari setiap tindakan ekonomi yang dilakukanny 

Nah, ternyata dalam ilmu ekonomi, ada banyak istilah yang perlu Anda ketahui, nih. Pertama, kenali dulu dua situasi yang menggambarkan prinsip ekonomi, yuk! 

1) usaha yang dilakukan untuk mendapatkan hasil sebesar-besarnya dengan alat yang ada, dan 

2) usaha untuk mendapatkan hasil tertentu dengan biaya seminimal mungkin. Nah, kalau Tindakan ekonomi didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. b. Motif ekonomi

Nah, kalau sudah paham apa itu tindakan dan prinsip ekonomi, lalu, apa ya yang dimaksud motif ekonomi? Motif ekonomi adalah alasan yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi. Sederhananya seperti ini, misalnya Anda ingin membeli satu barang yang sudah Anda idamkan, pastinya Anda akan bekerja dan mengumpulkan uang, kan? Nah, “bekerja” itu termasuk ke dalam tindakan ekonomi, sementara “membeli barang-barang”-nya adalah motif ekonominya. Secara umum, ada 2 jenis motif ekonomi, yaitu 

1) motif intrinsik yaitu motif ekonomi atas kemauan sendiri. Contoh motif intrinsik adalah ketika kamu lapar/haus, maka kamu akan membeli makanan/minuman 

2) motif ekstrinsik yaitu motif ekonomi atas dorongan lingkungan atau di luar diri sendiri. contoh motif ekstrinsik adalah ketika kamu membeli makanan produk baru karena kemakan iklan di televisi. 

    Motif ekonomi dapat dibagi ke dalam tiga bagian yaitu motif kegiatan produksi, motif kegiatan konsumsi, dan motif kegiatan distribusi Contoh motif ekonomi yang dilakukan produsen adalah : 

• Mencari Laba 

• Motif Kekuasaan 

• Memperoleh Penghargaan 

• Motif sosial/ menolong sesama 


Contoh motif ekonomi yang dilakukan oleh konsumen adalah

• Memperoleh kepuasan yang optimal 

• Agar dapat bertahan hidup 

• Agar diterima di lingkungan masyarakat 


Untuk menaikkan status sosial Contoh motif ekonomi yang dilakukan oleh distributor adalah: 

• Memperoleh laba yang optimal 

• Untuk mempercepat barang sampai ke konsumen 

8. Skala Prioritas 

Untuk menanggulangi adanya kelangkaan, kita harus membuat skala prioritas. Menentukan mana kebutuhan yang lebih penting dan harus dipenuhi terlebih dahulu. Tapi, bagaimana cara menentukan skala prioritas itu? Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi skala prioritas : 

a. Tingkat kepentingan 

b. Kemampuan diri 

c. Mempertimbangkan masa depan Itu artinya, dalam menentukan sesuatu, kita harus memilih untuk mengerjakan yang penting dan mendesak terlebih dahulu, penting tapi kurang mendesak, kurang penting tapi mendesak, baru yang terakhir melakukan yang kurang penting dan kurang mendesak. Sekarang, sudah mulai paham kan, apa itu pengertian ilmu ekonomi, kelangkaan, penyebab terjadinya kelangkaan, biaya peluang? Supaya apa yang Anda mau bisa terpenuhi secara optimal, yuk mulai tentukan skala prioritasmu

Semoga mengerti, atay Healthy and have a good day

Minggu, 18 Juli 2021

KD 3.3 SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA 

KELAS XII IPS

Disusun Oleh : Yati Octavia S.Pd

KLIK DISINI, Untuk mendapatkan PPT 

1. Karakteristik Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa adalah perusahaan yang kegiatan utamanya melayani masyarakat di bidang jasa dengan memproduksi sesuatu yang tidak berwujud (jasa). Meskipun produk akhir perusahaan jasa tidak berwujud atau berupa layanan. 


2. Mekanisme Debit dan Kredit

Dalam akuntansi, seluruh transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan me libatkan dua sisi, yaitu sisi debit dan sisi kredit. Pembahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana menempatkan akun-akun tersebut di sisi debit atau kredit. Aturan debit dan kredit dan saldo normal untuk macam-macam akun dapat

diikhtisarkan sebagai berikut :


3. Jurnal Umum

a. Pengertian Jurnal

adalah suatu buku harian tempat mencatat semua transaksi – transaksi yang
terjadi dalam perusahaan secara sistematis dan kronologis. Pencatatan
dilakukan berdasarkan bukti-bukti dengan menyebutkan akun yang akan di
debit dan dikredit. Prosesnya disebut menjurnal (journalizing).

b. Kegunaan Jurnal

untuk menjembatani pencatatan transaksi dari buku harian ke akun buku
besar dan mengontrol keseimbangan jumlah debit dan jumlah kredit.

c. Fungsi Jurnal

1) Fungsi Mencatat, jurnal merupakan tempat mencatat setiap terjadi
transaksi keuangan, baik yang bersifat internal maupun transaksi
eksternal.
2) Fungsi Historis, jurnal mencatat transaksi perusahaan secara kronologis,
berdasarkan urutan tanggal terjadinya transaksi.

d. Bentuk Jurnal Umum

Berikut ini adalah bentuk jurnal umum:
Nama Perusahaan

Kerjakan Soal dibawah ini dengan benar :
Pada bulan Juli 2020 Tn. Hadi mendirikan usaha bengkel sepeda motor dengan
nama SAMARRA MOTOR. Transaksi keuangan tang terjadi selama bulan Juli 2020 
sebagai berikut:   
1 Tn. Hadi menyetorkan uang tunai Rp 8.500.000,00 perlengkapan
Rp 3.250.000,00 peralatan Rp 6.250.000,00 dan sepeda motor Rp 20.750.000,00
sebagai modal usaha.

 2 Menerima pendapatan jasa atas servis sepeda motor dari pelanggan
Rp 1.500.000,00

 4 Membeli perlengkapan secara tunai Rp 400.000,00

 6 Membeli peralatan Rp 1.400.000,00 baru dibayar tunai Rp 700.000,00 sisanya
akan dibayar bulan depan.

 9 Tn. Hadi memperoleh pinjaman dari bank atas permohonan kredit usaha mikro
 kecil dan menengah sebesar Rp 6.000.000,00

10 Menerima pendapatan jasa servis motor dari pelanggan Rp 1.925.000,00

12 Membayar sewa kios untuk masa satu tahun Rp 3.800.000,00

13 Menerima pendapatan sewa sebesar Rp 5.500.000,00

15 Menerima pembayaran tunai Rp 1.000.000 atas pekerjaan yang diselesaikan
 Rp 2.000.000,00 sisanya dibayar bulan depan.

16 Membayar beban lain-lain Rp 225.000,00

17 Menerima pendapatan jasa dari pelanggam Rp 3.600.000,00

18 Membayar beban listrik dan telepon Rp 300.000,00

19 Menerima jasa servis sebesar Rp 4.000.000,00 yang dibayar secara kredit

22 Membayar beban komisi sebesar Rp  500.000,00 secara tunai

24 Menerima cicilan dari pelanggan atas transaksi tanggal 19 Juli 2020 sebesar
 Rp 2.500.000,00

25 Tn. Hadi mengambil uang perusahaan untuk keperluan pribadinya sebesar
 Rp 350.000,00

26 Membayar beban administrasi dan umum sebesar Rp 450.000,00

31 Membayar gaji karyawan Rp 2.200.000,00

Diminta : Catatlah transaksi bengkel SAMARRA MOTOR dalam jurnal umum!


4. Buku Besar

a. Pengertian Buku Besar

adalah kumpulan dari akun-akun sejenis yang satu sama lain saling berhubungan secara sistematis. Akun buku besar merupakan formulis tempat mencatat perubahan aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban akibat transaksi yang terjadi di dalam perusahaan.


b. Bentuk-Bentuk Buku Besar



Langkah – Langkah Memposting Buku Besar

Setelah pencatatan transaksi pertama dalam jurnal, langkah selanjutnya melakukan pencatatan ke dalam buku besar dengan jalan

memindahkan kolom debit jurnal ke buku besar sebelah debit dan kolom

kredit jurnal ke buku besar sebelah kredit.

Proses memindahkan catatan dari jurnal yang telah dibuat ke dalam

buku besar disebut dengan posting. Sebelum melakukan posting dari jurnal,

terlebih dahulu jika terdapat saldo awal sebelum memulai kegiatan

akuntansi, dilakukan pencatatan saldo-saldo akun buku besar pada awal

periode ke akun buku besar yang sesuai.

Proses pemindahan dari jurnal ke buku besar (posting) dilakukan

dengan cara sebagai berikut:

1) Tanggal jurnal dipindahkan pada kolom tanggal buku besar.

2) Halaman jurnal dipindahkan pada kolom Ref buku besar dengan

menuliskan JU. Misalnya JU 1 berarti posting buku besar berasal dari

jurnal umum halaman 1.

3) Jumlah pada jurnal dipindahkan ke buku besar sesuai dengan akun yang

bersangkutan. Jumlah debit jurnal ditempatkan pada debit buku besar dan

jumlah kredit jurnal ditempatkan pada kredit buku besar.

4) Kolom Ref jurnal diisi dengan nomor kode akun buku besar yang

digunakan.


Contoh soal:

Agar anda lebih memahami proses pemindahbukuan (posting) akun dari jurnal

umum ke buku besar, simaklah posting menggunakan data keuangan bengkel

SAMARRA. Transaksi tersebut terjadi selama bulan Juli 2020.











KD 3.1 PENDAPATAN NASIONAL KELAS 11

KD 3.1 PENDAPATAN NASIONAL 

SMA SAPTA KHARISMA Kelas 11 IPS

Disusun Oleh : Yati Octavia S.Pd

Klik untuk mendapatkan PPT materi pendapatan nasional

Gambar 1.1 Peta Konsep 

A. Pengertian, Manfaat, dan Konsep Pendapatan Nasional 

1. Pengertian Pendapatan Nasional

    Pendapatan nasional secara sederhana dapat diartikan sebagai jumlah pendapatan masyarakat suatu negara dalam periode tertentu (biasanya satu tahun).

    Pendapatan nasional menggambarkan tingkat produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam kurun waktu satu tahun tertentu. Dengan demikian pendapatan nasional mempunyai peran penting dalam menggambarkan tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai serta perubahan dan pertumbuhannya dari tahun ke tahun. Kegiatan perekonomian negara dalam menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat, merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Aktivitas tersebut melibatkan individu, keseluruhan masyarakat baik pemerintah, swasta, dan rumah tangga. Setiap negara akan mengumpulkan berbagai informasi mengenai kegiatan ekonominya agar secara kontinu dapat diperhatikan perubahan-perubahan tingkat dan corak kegiatan ekonomi yang berlaku.

2. Manfaat Pendapatan Nasional 

Manfaat dari mempelajari pendapatan nasional yaitu sebagai berikut : 

a. Mengetahui dan menganalisis struktur ekonomi suatu negara apakah struktur ekonomi industri, agraris, atau jasa. 

b. Membandingkan keadaan perekonomian dari waktu ke waktu karena pendapatan nasional dicatat setiap tahun. 

c. Membandingkan perekonomian antarnegara di dunia. 

d. Pedoman bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi nasional. Jadi tujuan mempelajari pendapatan nasional adalah untuk mengetahui kemajuan perekonomian masyarakat dan hal-hal berikut, yaitu: 

a. Memperoleh taksiran akurat mengenai nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negara dalam satu tahun. 

b. Membantu membuat rencana dan melaksanakan program pembangunan berjangka untuk mencapai tujuan pembangunan. 

c. Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat perekonomian suatu negara. 

3. Konsep-Konsep Pendapatan Nasional 

 Dalam penghitungan pendapatan nasional suatu negara dikenal beberapa konsep pendapatan nasional, yaitu : 

a. Produk Domestik Bruto (PDB)/Gross Domestic Product (GDP) Merupakan jumlah produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun, termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan orang asing yang beroperasi di wilayah negara yang bersangkutan. GDP dianggap bersifat bruto/kotor. Dengan demikian, pendapatan yang diperoleh dari produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara yang berada di luar negeri tidak turut diperhitungkan. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)/Gross Regional Domestic Product (GRDP) adalah menghitung pendapatan nasional dalam lingkup wilayah atau daerah. 

b. Produk Nasional Bruto (PNB)/Gross Nasional Product (GNP) Adalah jumlah seluruh produk barang dan jasa suatu negara dalam satu tahun, yang meliputi barang dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara (nasional) baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam pengertian ini, barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan asing yang berada di dalam negeri tidak diperhitungkan. Ada dua aliran pembayaran penggunaan jasa faktor produksi. 

1) Apabila hasil produksi perusahaan asing yang berada di dalam negeri lebih besar dari hasil produksi perusahaan nasional di luar negeri, maka akan terjadi pembayaran penggunaan jasa faktor produksi ke luar negeri. Selisih tersebut dinamakan pendapatan neto terhadap luar negeri dari faktor produksi atau net factor income to abroad. 

2) Apabila hasil produksi perusahaan asing yang berada di dalam negeri lebih kecil daripada produksi perusahaan nasional di luar negeri maka akan terjadi pembayaran ke dalam negeri. Selisihnya dinamakan  

pendapatan neto ke dalam negeri dari faktor produksi atau net factor income domestic. Jika PDB lebih besar daripada PNB maka menunjukkan bahwa investasi negara asing di dalam negeri lebih besar daripada investasi negara tersebut di negara lain. Dengan demikian menunjukkan perekonomian negara tersebut belum maju karena masih menerima banyak modal dari luar negeri. Sedangkan sebaliknya jika PDB lebih kecil daripada PNB maka menunjukkan bahwa investasi negara tersebut di luar negeri lebih besar daripada investasi negara lain di dalam negeri. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian negara tersebut sudah maju karena mampu menanamkan modalnya lebih besar di luar negeri daripada menerima penanaman modal dari negara lain. Dengan demikian dapat dirumuskan :

c. Produk Nasional Neto atau Net National Product (NNP) Adalah nilai pasar barang dan jasa yang dihasilkan dalam satu tahun. Untuk menghitung NNP adalah Produk Nasional Bruto (PNB) dikurangi dengan penyusutan (depreciation). Penyusutan di sini artinya penyusutan barang-barang yang digunakan dalam proses produksi atau barang modal :
d. Pendapatan Nasional Bersih atau Net National Income (NNI) Dapat dilihat dari dua sisi. 1) Dari sisi pendapatan, yaitu pendapatan yang dihitung menurut jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. 2) Dari sisi produksi, yaitu sejumlah nilai bersih barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara. Untuk mengetahui besarnya NNI yaitu NNP dikurangi dengan pajak tidak langsung. Pajak tidak langsung adalah pajak yang pembebanannya dapat dilimpahkan kepada pihak lain, misalnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)


e. Pendapatan Perorangan/Personal Income (PI) Adalah seluruh pendapatan yang benar-benar diterima oleh masyarakat. Jenis pendapatan yang tidak termasuk dalam pendapatan nasional, merupakan pendapatan pribadi. Berikut ini pendapatan yang tergolong dalam pendapatan nasional tetapi tidak termasuk sebagai pendapatan pribadi yaitu 1) Keuntungan perusahaan yang tidak dibagikan, 2) Pajak yang dikenakan pemerintah atas keuntungan perusahaan, 3) Kontribusi yang dilakukan oleh perusahaan.

Tranfer payment adalah penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa pada tahun yang bersangkutan, melainkan diambil dari pendapatan tahun sebelumnya .

f. Pendapatan Bebas/Disposable Income (DI) Apabila pendapatan pribadi dikurangi oleh pajak yang harus dibayar oleh para penerima pendapatan, nilai yang tersisa dinamakan pendapatan disposabel. Dengan demikian, pada hakikatnya pendapatan disposabel adalah pendapatan yang dapat digunakan oleh penerimanya, yaitu semua rumah tangga yang ada dalam perekonomian, untuk membeli barang-barang dan jasa yang mereka inginkan.





Jawablah pertanyan dibawah ini. Tulisna nama lengkap dan kelas serta jawaban

1. Jelaskan Pengertian Pendapatan Nasional.....

2. Tuliskan 3 Manfaat Pendapatan Nasional........

3. Sudahkah kamu mengerti / Butuh penjelasan/ tambah soal lagi ( pilih salah satu) terhadap materi yang ada di PPT...


T

Terimakasih stay healthy and Happy

BAB 1 PENGANTAR ILMU EKONOMI

PENGANTAR ILMU EKONOMI KELAS 10 KURIKULUM MERDEKA SMA SAPTA KHARISMA 1. Pengertian Ilmu Ekonomi Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani, yak...